Share

Al-Qur’an Membersihkan Hati

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Setetes ilmu sangat berharga. Insya Allah akan bisa menambah iman dan takwa kita. Inilah “Setetes Ilmu” dari Ustaz Abdullah Zaen, LC. MA. Selamat mengikuti.

Kondisi Hati dan Semangat Beribadah

Kadang kita semangat untuk beribadah, dan kadang kita merasa malas untuk menjalankan ibadah. Kenapa itu bisa terjadi? Jawaban yang paling mudah: karena itu takdir dari siapa? Dari Allah Azza wa Jalla. Allah menakdirkan hari ini kita semangat, besok kita malas.

Namun, tentunya segala sesuatu ada sebabnya. Segala sesuatu ada sebabnya. Salah satu sebab terbesar yang menyebabkan orang malas atau semangat beribadah adalah kondisi hati. Kondisi hati. Ketika hatinya sedang sehat, hatinya sedang bersih, biasanya dia akan semangat beribadah. Sebaliknya, ketika hatinya kotor dan dipenuhi dengan penyakit, maka saat itu dia akan malas untuk beribadah kepada Allah Azza wa Jalla.

Al-Qur’an Sebagai Penyembuh Hati

Apakah hati yang terlanjur kotor, yang terlanjur sakit, bisa diobati? Bisa dibersihkan? Jawabannya: bisa. Tentunya dengan izin Allah Azza wa Jalla. Dan salah satu faktor yang bisa membersihkan hati dari kerak-kerak kotoran itu adalah Al-Qur’an. Adalah Al-Qur’an.

Sehingga di dalam surat Al-Isra ayat 82, Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ

Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat. (Surah Al-Isra: 17:82)

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ

“Dan Kami turunkan Al-Qur’an, salah satunya adalah untuk syifa, sebagai penawar, sebagai penyembuh, sebagai obat dari penyakit-penyakit yang ada dalam hatinya.”

Semakin sering kita membaca Al-Qur’an, semakin banyak halaman yang kita baca, maka akan semakin sehat hati kita. Akan semakin bersih hati kita. Sebaliknya, semakin jarang kita menyentuh Al-Qur’an, semakin jarang kita membaca Al-Qur’an, maka kerak-kerak yang ada dalam hati kita akan semakin menumpuk dan semakin susah untuk dihilangkan.

Kerabat Muslim, hari ini kita baru saja mendapatkan “Setetes Ilmu”. Insya Allah kita akan hadirkan kembali “Setetes Ilmu”, hanya di Radio Insani Purbalingga.

You may also like