Setetes Ilmu – Nikmat Ibadah Adalah Surga Dunia
Setetes ilmu sangat berharga, insya Allah akan bisa menambah iman dan takwa kita. Inilah setetes ilmu dari Ustaz Abdullah Zaen, Lc., M.A. Selamat mengikuti.
Orang yang merasakan manisnya iman adalah ketika dia menikmati ibadah yang dia lakukan. Kemudian, dia mendahulukan ibadah tersebut atas seluruh aktivitas duniawi, dan dia akan mau untuk berat-berat demi menjalankan ibadah yang dia lakukan tersebut.
Contohnya, orang haji. Berat atau tidak berat? Harus mengeluarkan duit berapa sekarang? ONH sekarang berapa? Empat puluh juta. Banyak tidak itu? Banyak. Bisa buat modal apa? Nikah lagi, buka warung, bisa buat modal, apalagi? Buat tani atau buat ternak. Empat puluh juta itu akan terasa ringan untuk menjalankan ibadah haji.
Bukan hanya dia korbankan uang, dia korbankan perasaan karena dia harus tinggalkan keluarganya berapa hari? Empat puluh hari, ya, empat puluh hari. Dia tinggalkan keluarganya. Kalau dia sudah menikah dan belum bisa berangkat sama istrinya, dia tinggalkan istrinya. Kalau dia sudah menikah dengan istrinya, dia berangkat, dia tinggalkan anaknya. Kalau dia punya duit, dia berangkat sama anaknya, dia tinggalkan pekerjaannya. Empat puluh hari dia tempuh jarak ribuan kilometer. Dia rela untuk meninggalkan hal-hal yang dia rela untuk mengerjakan hal-hal yang berat tadi demi untuk menikmati ibadah.
Ini dalil dari hadis Nabi Muhammad ﷺ. Perkataan ulama juga mendukung, bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa nikmatnya ibadah itu adalah surga dunia. Nikmatnya ibadah itu adalah surga dunia.
Kata Ibnu Taimiyyah rahimahullah:
إِنَّ فِي الدُّنْيَا جَنَّةً مَنْ لَمْ يَدْخُلْهَا لَمْ يَدْخُلْ جَنَّةَ الْآخِرَةِ
Inna fid dunya jannatan man lam yadkhulha lam yadkhul jannatal akhirah.
Sesungguhnya di dunia ini ada surga. Barang siapa yang tidak masuk ke dalam surga dunia ini, maka dia tidak akan masuk surga akhirat. (Ibnu Taimiyyah, Majmu’ al-Fatawa, 28/31)
Berarti menurut ulama ini, kalau kita belum merasakan nikmatnya ibadah, kayaknya surga di akhirat itu… Kerabat muslim, hari ini kita baru saja mendapatkan setetes ilmu. Insya Allah kita akan hadirkan kembali setetes ilmu hanya di Radio Insani Purbalingga.
